Archive for the ‘Knowledge’ Category

HARTA YANG BAROKAH

Posted: 31 October 2017 in Knowledge

Secara ilmu bahasa, “Al Barokah” artinya: “Berkembang, bertambah dan kebahagiaan.” (Lisanul Arab oleh Ibnu Manzhur 10/395)

Imam Nawawi berkata: “Asal makna keberkahan ialah kebaikan yang banyak dan abadi.” (Syarah Shohih Muslim oleh Imam Nawawi 1/225)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan gambaran nyata tentang arti keberkahan dalam harta, sebagaimana dijelaskan pada hadits berikut:
“Akan diperintahkan (oleh Allah) kepada bumi: Tumbuhkanlah buah-buahanmu, dan kembalikan keberkahanmu, maka pada masa itu, sekelompok orang akan merasa cukup (menjadi kenyang) dengan memakan satu buah delima, dan mereka dapat berteduh dibawah kulitnya. Dan air susu diberkahi, sampai-sampai sekali peras seekor unta dapat mencukupi banyak orang, dan sekali peras susu seekor sapi dapat mencukupi manusia  satu kabilah, dan sekali peras, susu seekor domba dapat mencukupi satu cabang kabilah.” (HR. Muslim)

Demikianlah ketika rizqi diberkahi Allah, sehingga rizqi yang sedikit jumlahnya, akan tetapi kemanfaatannya sangat banyak, sampai-sampai satu buah delima dapat mengenyangkan segerombol orang, dan susu hasil perasan seekor sapi dapat mencukupi kebutuhan orang satu kabilah.

Ibnu Qayyim berkata: “Tidaklah kelapangan rizqi dan amalan diukur dengan jumlahnya yang banyak, tidaklah panjang umur dilihat dari bulan dan tahunnya yang berjumlah banyak. Akan tetapi kelapangan rizqi dan umur diukur dengan keberkahannya.” (Al Jawabul Kafi karya Ibnu Qayyim 56)

Dari Abu Hurairah, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, Beliau bersabda:
“Ketika seseorang sedang berada di tanah lapang tiba-tiba ia mendengar suara di awan yang bunyinya, “Siramilah kebun si fulan.” Maka awan itu bergeser dan menurunkan airnya ke tanah berbatu hitam sehingga salah satu selokan di antara selokan yang ada penuh berisi air, maka ia menelusuri ke mana air mengalir, tiba-tiba ada seorang laki-laki yang berdiri di kebunnya yang memindahkan air dengan sekopnya, lalu ia berkata, “Wahai hamba Allah, siapa namamu?” Ia menjawab, “Fulan,” Sesuai nama yang didengarnya di awan.

Lalu orang itu kembali bertanya, “Wahai hamba Allah, mengapa engkau bertanya tentang namaku?” Ia menjawab, “Sesungguhnya aku mendengar suara di awan yang di sinilah airnya (dialirkan) bunyinya, “Siramilah kebun si fulan,” menyebut namamu. Memangnya, apa yang engkau lakukan dengan kebunmu?” Ia menjawab, “Jika kamu bertanya begitu, maka sesungguhnya aku memperhatikan hasil dari kebun ini, sepertiganya aku sedekahkan, sepertiga lagi aku makan bersama keluargaku, dan sepertiga lagi aku kembalikan ke kebun.” (HR. Muslim)

Judul full kajian: kenapa harus tauhid dahulu
Sumber artikel: arifinbadri.com (kiat menjadikan harta berkah)
(Via: @dakwah.vidgram)

Advertisements

MIMPI BURUK

Posted: 26 October 2017 in Knowledge

Screenshot_2017-10-26-07-45-51-1

(A) Sumber mimpi tidak selamanya datang dari Allah. Bisa juga karena bawaan perasaan atau permainan setan.

Disebutkan dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim, dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Mimpi itu ada tiga macam: Bisikan hati, ulah setan, dan kabar gembira dari Allah.”

Makna Hadits:
– “Bisikan hati”: Terkadang seseorang sebelum tidur memikirkan sesuatu. Karena terlalu serius memikirkan, sampai terbawa mimpi.
– “Ulah setan”: Mimpi yang datang dari setan. Bentuknya bisa berupa mimpi basah atau mimpi yang menakutkan.
– Jenis mimpi yang ketiga adalah kabar gembira dari Allah. Mimpi ini adalah mimpi yang berisi sesuatu yang baik dan menggembirakan kaum muslimin. (Keterangan Dr. Musthafa Dhib al-Bugha,  seorang ulama bermazhab Syafi’i, dalam ta’liq untuk Shahih Bukhari)

(B) Mimpi buruk berasal dari setan

Ada seorang Arab badui datang menemui Nabi kemudian bertanya:
“Ya Rasulullah, aku bermimpi kepalaku dipenggal lalu menggelinding kemudian aku berlari kencang mengejarnya”.
Nabi bersabda kepada orang tersebut:
“Jangan kau ceritakan kepada orang lain, ulah setan yang mempermainkan dirimu di alam mimpi”. (HR. Muslim)

(C) Yang harus dilakukan ketika mimpi buruk berdasar hadits riwayat Muslim dan At Tirmidzi:

(1) Meludah kekiri 3 kali

(2) Memohon perlindungan kepada Allah Ta’ala dari setan 3 kali, dengan membaca “A’udzu billahi minasy-syaithanir-rajiim” atau bacaan ta’awudz lainnya)

(3) Memohon perlindungan kepada Allah dari keburukan

(4) Atau sebaiknya dia bangun kemudian melaksanakan shalat

(5) Mengubah pisisi tidurnya dari posisi semula ia tidur, jika ia ingin melanjutkan tidurnya, walaupun ia harus memutar ke sebelah kiri, hal ini sesuai zahir hadis

(6) Tidak boleh menafsir mimpi tersebut, baik menafsir sendiri atau dengan meminta bantuan orang lain.

(Via: @sahabatsurga – @sumber.ilmu)

Suara Katak

Posted: 25 October 2017 in Knowledge

Screenshot_2017-10-25-18-58-25-1

Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda, suara katak itu tasbih, memuji Allah. [HR. An-Nasai]

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Berilah keamanan bagi kodok (jangan dibunuh), karena sesungguhnya suaranya yang kalian dengar adalah tasbih, takqdis, dan takbir. Sesungguhnya hewan-hewan meminta izin kepada Rabb-nya untuk memadamkan api dari nabi Ibrahim, maka diizinkanlah bagi kodok. Kemudian api menimpanya maka Allah menggantikan untuknya panas api dengan air. (Hadits sahih)

(Via: @tausiyahcinta_)

FB_IMG_1500726522217

Palestina memiliki kedudukan istimewa dilubuk hati setiap muslim. Palestina adalah tanah suci yang diberkahi sebagaimana disebutkan dalam Al Qur’an:

Artinya: “Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al-Masjidil Haram ke Al-Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda kebesaran Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (QS. Al Isra:1)

Di sana terdapat Masjid Al Aqsa yang bagi umat Islam memiliki beberapa keistimewaan:

(1) Kiblat pertama umat Islam

(2) Masjid kedua yang dibangun di muka bumi seperti dinyatakan di dalam hadits

Abu Dzar Al-Ghifari ra. berkata:
“Aku bertanya kepada Rasulullah: “Wahai Rasulullah, masjid apakah yang pertama kali dibangun di muka bumi?”
Beliau menjawab: “Masjid Al-Haram”.
Lalu aku bertanya lagi: “Kemudian masjid apa lagi?”
Beliau menjawab: “Masjid Al-Aqsha”.
Aku bertanya lagi: “Berapa jarak pembangunan antara keduanya?”
Beliau menjawab: “Empat puluh tahun”.
Kemudian dimana saja kamu mendapati waktu shalat telah tiba, maka shalatlah (kamu disitu)”.
(Hadits shahih diriwayatkan oleh Bukhari, Muslim, Nasai dan Qazuwaini)

Rasulullah saw. juga bersabda:
”Shalat di masjid Al-haram lebih utama seratus ribu kali lipat dibandingkan shalat di masjid lainnya, dan shalat dimasjidku (Masjid Nabawi) lebih utama seribu kali lipat (dibanding shalat di masjid lainnya), dan shalat di masjid Baitul Maqdis (masjid al-Aqsha) lebih utama lima ratus kali lipat (dibanding shalat di masjid lainnya)”. (Diriwayatkan oleh at Thahawi)

(3) Satu dari tiga mesjid yang memiliki kedudukan penting dalam islam

Dari Abu Hurairah ra. Rasulullah saw. bersabda: ”Tidak dianjurkan untuk melakukan perjalanan kecuali menuju tiga masjid: “Masjid al-Haram, masjidku ini (masjid Nabawi) dan masjid al-Aqsha”. (Diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim)

(4) Palestina adalah terminal akhir dari perjalanan Isra Nabi Muhammad saw. dan sekaligus titik awal Mi’rajnya ke langit untuk menerima perintah shalat lima waktu, seperti telah disebutkan dalam surat al-Isra ayat 1 di atas.

(5) Negeri para Nabi, dimana banyak nabi-nabi dilahirkan, hidup dan dimakamkan disana, seperti Nabi Ibrahim, Ishak, Sulaiman, Musa, Daud dan lainnya.

(6) Palestina juga adalah Negeri tempat dikumpulkan dan dihidupkan kembali semua umat manusia, dari sejak Nabi Adam hingga generasi akhir zaman. Tempat domisilinya Darul Islam. Orang yang teguh untuk tetap tinggal disana karena Allah, bagai seorang mujahid yang berjihad di jalan-Nya.

Abu Umamah al-Bahili ra. berkata bahwasanya Rasulullah saw. bersabda:
“Senantiasa akan ada sekelompok orang dari ummatku yang memperjuangkan kebenaran dan memerangi musuh mereka. Mereka tidak peduli dengan orang-orang yang tidak sejalan dengan mereka hingga ketentuan Allah swt. Menyambangi mereka dan mereka akan tetap seperti itu”. Mereka bertanya: ”Ya Rasulullah, dimanakah mereka itu?”
Beliau menjawab: ”Mereka berada di Baitul Maqdis di Sekitar Baitul Maqdis”.

(7) Pusat berkumpulnya generasi kedua dari kelompok yang ditolong Allah sampai hari Kiamat.

Sumber: al Haqaaiq wa ats Tsawabit fil Qadliyyah al Filisthiniyyah/Karya : Dr. Muhsin Muhammad Shaleh/Penerjemah : Heri Efendi, Lc

JUAL BELI KUCING

Posted: 20 May 2017 in Knowledge

Termasuk jual beli yang terlarang adalah jual beli kucing. Namun hal ini perlu dirinci, manakah sebenarnya kucing yang tidak diperbolehkan dijual belikan dan mana yang dibolehkan.

Dari Abu Az Zubair, beliau berkata bahwa beliau pernah menanyakan pada Jabir mengenai hasil penjualan anjing dan kucing. Lalu Jabir mengatakan,
زَجَرَ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- عَنْ ذَلِكَ

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang keras hal ini.” (HR. Muslim no. 1569)

Imam Nawawi berpendapat, Jika kucing itu bermanfaat, maka tidak masalah diperjual belikan. Manfaat di sini tentu saja bukan hanya sebagai hewan hiasan, namun benar-benar manfaat bagi pemiliknya.

Imam Nawawi rahimahullah berkata, “Adapun larangan jual beli kucing dimaknakan untuk kucing yang tidak ada manfaat, atau dimaknakan pula larangannya adalah larangan tanzih (dihukumi makruh). Karena kucing sudah biasa diberi sebagai hadiah, dipinjamkan atau dalam rangka menolong orang lain diberi secara cuma-cuma. Inilah umumnya. Namun jika kucing tersebut bermanfaat, jual belinya jadi sah dan hasil jual belinya pun halal.

Inilah pendapat dalam madzhab Syafi’i dan madzhab ulama lainnya. Sedangkan Ibnul Mundzir, juga pendapat dari Abu Hurairah, Thowus, Mujahid dan Jabir bin Zaid menyatakan bahwa tidak boleh jual beli kucing. Alasan mereka adalah hadits di atas yang melarangnya. Sedangkan jumhur ulama (baca: mayoritas) berpendapat sebagaimana yang telah kami sebutkan dan inilah pendapat yang jadi rujukan.” (Syarh Shahih Muslim, 10: 213)

AMALAN PELEBURAN DOSA

Posted: 20 May 2017 in Knowledge, WUDHU

Screenshot_2017-04-06-03-49-01-1

Tidak kita pungkiri berapa banyaknya dosa kita jalani. Baik dosa yang disengaja maupun yang tidak disengaja.
Cobalah kita renungi dengan jujur berapa dosa dari bangun hingga kita tidur.
Dari dosa pikiran, mata, dan telinga.
Begitu pula mulut, hati, tangan, kaki, dan yang lainnya.
Bisa jadi dosa karena bermaksiat kepada-Nya. Bisa jadi dosa tidak atau kurang mensyukuri nikmat-Nya.
Oleh karenanya kita harus banyak meminta agar kita mendapatkan banyak ampunan dari-Nya.

(1) Jangan lupa untuk berwudu sebelum tidur, semoga dosa-dosa kita menjadi lebur.
Nabi kita shollallohu alaihi wasallam telah bersabda:
َ”Sucikanlah jasad-jasad ini, semoga Allah mensucikan kalian, karena tidaklah seorang hamba tidur malam dalam keadaan suci, melainkan bermalam pula seorang MALAIKAT di sisi pakaiannya, ia tidaklah membolak-balikkan badannya sesaat di malam hari, melainkan malaikat itu mengatakan:
“Ya Allah, AMPUNILAH hamba-Mu (ini), karena ia tidur malam dalam keadaan SUCI.” (HR. Thobaroni, dan dihasankan oleh Al-Haitsami dan Syeikh Albani)
Oleh: Ustadz Musyaffa Ad Dariny, Lc, MA

(2) Mengucapkan do’a ini sebelum tidur.
Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda, “Apabila engkau mendatangi tempat tidurmu, maka berwudhu’lah seperti berwudhu’ untuk shalat, kemudian rebahlah di atas badan kanan,
lalu ucapkan: ‘Allaahumma innii aslamtu nafsii ilaika, wa wajjahtu wajhii ilaika, wa fawwadhtu amrii ilaika, wa alja’tu zhahrii ilaika, raghbatan wa rahbatan ilaika, laa malja-a wa laa manja minka illaa ilaika, aamantu bikitaabikalladzi anzalta wa binabiyyikalladzi arsalta.

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku menyerahkan diri ini kepada-Mu, menghadapkan wajah ini kepada-Mu, menyerahkan segala urusanku hanya kepada-Mu, dan aku menyandarkan punggungku ini kepada-Mu, dengan penuh harap (akan rahmat-Mu) dan rasa cemas (akan siksa-Mu), tidak ada tempat berlindung dan keselamatan dari (siksa)-Mu kecuali hanya kepada-Mu, aku beriman kepada kitab-Mu yang telah Engkau turunkan dan kepada Nabi-Mu yang telah Engkau utus)”.

Apabila engkau mati, niscaya engkau mati dalam keadaan fitrah, dan jadikan do’a ini sebagai penutup perkataanmu.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

(Via: @fiqihwanita_)

PUASA DI BULAN RAJAB

Posted: 20 May 2017 in Knowledge

Screenshot_2017-03-30-09-05-08-1-1

Apakah boleh berpuasa di bulan Rajab karena bulan tersebut termasuk bulan haram?

Jawabannya, boleh. Karena ada hadits yang memerintahkan berpuasa di bulan haram namun dengan catatan tidak mengkhususkan pada hari atau tanggal tertentu pada bulan Rajab.

Bulan Rajab termasuk di antara bulan haram. Dari Abu Bakroh, Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,

الزَّمَانُ قَدِ اسْتَدَارَ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ ، السَّنَةُ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا ، مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ، ثَلاَثَةٌ مُتَوَالِيَاتٌ ذُو الْقَعْدَةِ وَذُو الْحِجَّةِ وَالْمُحَرَّمُ ، وَرَجَبُ مُضَرَ الَّذِى بَيْنَ جُمَادَى وَشَعْبَانَ

“Setahun berputar sebagaimana keadaannya sejak Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun itu ada dua belas bulan. Di antaranya ada empat bulan haram (suci). Tiga bulannya berturut-turut yaitu Dzulqo’dah, Dzulhijjah dan Muharram. (Satu bulan lagi adalah) Rajab Mudhor yang terletak antara Jumadil (akhir) dan Sya’ban.” (HR. Bukhari no. 3197 dan Muslim no. 1679)

Sufyan Ats Tsauri mengatakan:
“Pada bulan-bulan haram, aku sangat senang berpuasa di dalamnya.” (Latho-if Al Ma’arif, hal. 214)

Ibnu ’Abbas mengatakan:
“Allah mengkhususkan empat bulan tersebut sebagai bulan haram, dianggap sebagai bulan suci, melakukan maksiat pada bulan tersebut dosanya akan lebih besar, dan amalan sholeh yang dilakukan akan menuai pahala yang lebih banyak.” (Latho-if Al Ma’arif, hal. 207)

Namun sekali lagi mesti dikatakan boleh berpuasa pada bulan Rajab, namun tidak ada hari khusus yang diistimewakan. Karena yang menyariatkan hari tertentu tidaklah berdalil, atau pensyariatannya berdasarkan hadits dhaif. Begitu pula hadits yang membicarakan puasa Rajab pun dhaif, yang shahih hanyalah karena bulan Rajab adalah bulan haram. Ada anjuran dari sebagian salaf untuk berpuasa di bulan haram seperti perkataan Sufyan Ats Tsauri dan Ibnu ‘Abbas yang dibawakan di atas.

(Via: @rumayshocom)