Archive for the ‘HARI KIAMAT – AKHIRAT’ Category

Setiap manusia akan melalui empat fase alam:

(1) Fase Pertama: Alam Rahim

Yaitu saat anak manusia mulai tumbuh (janin). Tempatnya sangat sempit dan gelap. Usianya tidaklah panjang.

(2) Fase Kedua: Kehidupan Dunia Saat Ini

Di fase ini anak manusia tumbuh dan hidup serta berbuat baik atau buruk untuk kehidupannya.
Demikian pula ia mencari sebab untuk kehidupan yang bahagia atau sengsara kelak.

(3) Fase Ketiga: Alam Barzakh

Kubur adalah bagian dari alam barzakh, karena tidak semua manusia yang meninggal itu dikubur. Ada yang tenggelam di laut, ada yang terbakar, dll. Alam barzakh yang luas dan lebih luas daripada alam dunia. Perbandingannya seperti alam rahim dan alam dunia ini.

(4) Fase Keempat: Alam Akhirat Nan Kekal Abadi

Di alam akhirat hanya ada dua pilihan, antara Surga atau Neraka, antara bahagia atau nestapa.
Setelah alam ini tiada alam lainnya lagi. (ar-Ruh Ibnul Qayyim, hal: 116)

Saat ini kita berada di fase kedua.
Hendaklah tidak terlena.
Masanya tidaklah lama.
Sekadar ketentuan ajal yang telah digariskan. Berbekallah, untuk menjalani dua fase lagi yang pasti dilalui.
Alamnya lebih luas, masanya sangatlah panjang.
Jangan tertipu dunia yang fana, baik sedih atau bahagianya.

(Via: @sahabatmuslimah)

Advertisements

 

Dari Aisyah Ra. ia berkata: “Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
“Tidak akan terjadi hari qiamat sehingga seorang anak menjadi sebab kemarahan (bagi ibu bapaknya), hujan akan menjadi panas (hujan akan berkurang dan cuaca akan menjadi panas), akan bertambah banyak orang yang tercela dan akan berkurang orang yang baik, anak-anak menjadi berani melawan para orangtua serta orang yang jahat berani melawan orang-orang baik.” (HR. Thabrani)

Abu Hurairah berkata, Nabi bersabda:
“Tidak akan tiba hari kiamat sehingga ilmu pengetahuan (agama) dilenyapkan, banyak gempa bumi, masa saling berdekatan (semakin singkat), banyak timbul fitnah, banyak huru-hara yaitu pembunuhan, hingga harta benda melimpah ruah di antara kamu.” (HR. Bukhari, Muslim dan Abu Daud)

Dari Abdullah bin Amr bin al-’Ash r.a. berkata:
Saya telah mendengar Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya Allah tidak akan mencabut ilmu pengetahuan dari seorang hamba begitu saja, tetapi akan mencabutnya dengan matinya orang-orang alim, hingga apabila telah habis orang-orang alim maka orang banyak akan mengangkat orang-orang yang bodoh untuk menjadi pemimpin mereka. Lalu jika mereka ditanya, mereka akan memberikan fatwa tidak berdasarkan ilmu pengetahuan. Maka mereka itu sesat dan menyesatkan.” (HR. Bukhari – Muslim)

Dari Anas Ra bahwa Rasulullah SAW bersabda:
“Diantara tanda-tanda kiamat adalah berkurangnya ilmu, munculnya kebodohan, tersebarnya perzinahan, banyak wanita, dan sedikitnya laki-laki sehingga lima puluh wanita mempunyai satu laki-laki.” (HR. Bukhari)

FB_IMG_1500726522217

Palestina memiliki kedudukan istimewa dilubuk hati setiap muslim. Palestina adalah tanah suci yang diberkahi sebagaimana disebutkan dalam Al Qur’an:

Artinya: “Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al-Masjidil Haram ke Al-Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda kebesaran Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (QS. Al Isra:1)

Di sana terdapat Masjid Al Aqsa yang bagi umat Islam memiliki beberapa keistimewaan:

(1) Kiblat pertama umat Islam

(2) Masjid kedua yang dibangun di muka bumi seperti dinyatakan di dalam hadits

Abu Dzar Al-Ghifari ra. berkata:
“Aku bertanya kepada Rasulullah: “Wahai Rasulullah, masjid apakah yang pertama kali dibangun di muka bumi?”
Beliau menjawab: “Masjid Al-Haram”.
Lalu aku bertanya lagi: “Kemudian masjid apa lagi?”
Beliau menjawab: “Masjid Al-Aqsha”.
Aku bertanya lagi: “Berapa jarak pembangunan antara keduanya?”
Beliau menjawab: “Empat puluh tahun”.
Kemudian dimana saja kamu mendapati waktu shalat telah tiba, maka shalatlah (kamu disitu)”.
(Hadits shahih diriwayatkan oleh Bukhari, Muslim, Nasai dan Qazuwaini)

Rasulullah saw. juga bersabda:
”Shalat di masjid Al-haram lebih utama seratus ribu kali lipat dibandingkan shalat di masjid lainnya, dan shalat dimasjidku (Masjid Nabawi) lebih utama seribu kali lipat (dibanding shalat di masjid lainnya), dan shalat di masjid Baitul Maqdis (masjid al-Aqsha) lebih utama lima ratus kali lipat (dibanding shalat di masjid lainnya)”. (Diriwayatkan oleh at Thahawi)

(3) Satu dari tiga mesjid yang memiliki kedudukan penting dalam islam

Dari Abu Hurairah ra. Rasulullah saw. bersabda: ”Tidak dianjurkan untuk melakukan perjalanan kecuali menuju tiga masjid: “Masjid al-Haram, masjidku ini (masjid Nabawi) dan masjid al-Aqsha”. (Diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim)

(4) Palestina adalah terminal akhir dari perjalanan Isra Nabi Muhammad saw. dan sekaligus titik awal Mi’rajnya ke langit untuk menerima perintah shalat lima waktu, seperti telah disebutkan dalam surat al-Isra ayat 1 di atas.

(5) Negeri para Nabi, dimana banyak nabi-nabi dilahirkan, hidup dan dimakamkan disana, seperti Nabi Ibrahim, Ishak, Sulaiman, Musa, Daud dan lainnya.

(6) Palestina juga adalah Negeri tempat dikumpulkan dan dihidupkan kembali semua umat manusia, dari sejak Nabi Adam hingga generasi akhir zaman. Tempat domisilinya Darul Islam. Orang yang teguh untuk tetap tinggal disana karena Allah, bagai seorang mujahid yang berjihad di jalan-Nya.

Abu Umamah al-Bahili ra. berkata bahwasanya Rasulullah saw. bersabda:
“Senantiasa akan ada sekelompok orang dari ummatku yang memperjuangkan kebenaran dan memerangi musuh mereka. Mereka tidak peduli dengan orang-orang yang tidak sejalan dengan mereka hingga ketentuan Allah swt. Menyambangi mereka dan mereka akan tetap seperti itu”. Mereka bertanya: ”Ya Rasulullah, dimanakah mereka itu?”
Beliau menjawab: ”Mereka berada di Baitul Maqdis di Sekitar Baitul Maqdis”.

(7) Pusat berkumpulnya generasi kedua dari kelompok yang ditolong Allah sampai hari Kiamat.

Sumber: al Haqaaiq wa ats Tsawabit fil Qadliyyah al Filisthiniyyah/Karya : Dr. Muhsin Muhammad Shaleh/Penerjemah : Heri Efendi, Lc

Screenshot_2017-06-19-08-10-14-1Belasan abad lamanya, hadits tersebut menjadi hal yang gaib yang tidak mungkin bisa dijelaskan dengan logika. Seiring berjalannya waktu beberapa penelitian ilmiah mampu menjelaskan kebenaran hadits tersebut di kemudian hari.

“Dan dia membuat perumpamaan bagi Kami; dan dia lupa kepada kejadiannya; ia berkata: “Siapakah yang dapat menghidupkan tulang belulang, yang telah hancur luluh?” Katakanlah: “Ia akan dihidupkan oleh Tuhan yang menciptakannya kali yang pertama. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk.” (Q.S Yasin: 78-79)

Adalah Han Spemann, Ilmuwan Jerman yang berhasil mendapatkan hadiah nobel bidang kedokteran pada tahun 1935. Dalam penelitiannya ia dapat membuktikan bahwa asal mula kehidupan adalah tulang ekor. Darinyalah makhluk hidup bermula. Dalam penelitiannya ia memotong tulang ekor dari sejumlah hewan melata, lalu mengimplantasikan ke dalam embrio Organizer atau pengorganisir pertama.

Pada saat sperma membuahi ovum (sel telur), maka pembentukan janin dimulai. Ketika ovum telah terbuahi (zigot), ia terbelah menjadi dua sel dan terus berkembang biak. Sehingga terbentuklah embryonic disk (lempengan embrio) yang memiliki dua lapisan.

Pertama, External Epiblast yang terdiri dari cytotrophoblasts, berfungsi menyuplai makanan embrio pada dinding uterus, dan menyalurkan nutrisi dari darah dan cairan kelenjar pada dinding uterus.

Sedangkan lapisan kedua, Internal Hypoblast yang telah ada sejak pembentukan janin pertama kalinya. Pada hari ke-15, lapisan sederhana muncul pada bagian belakang embrio dengan bagian belakang yang disebut primitive node (gumpalan sederhana).

Dari sinilah beberapa unsure dan jaringan, seperti ectoderm, mesoderm, dan endoderm terbentuk.
● Ectoderm, membentuk kulit dan sistem syaraf pusat.
● Mesoderm, membentuk otot halus sistim digestive (pencernaan), otot skeletal (kerangka), sistem sirkulasi, jantung, tulang pada bagian kelamin, dan sistem urine (selain kandung kemih), jaringan subcutaneous, sistem limpa, limpa dan kulit luar.

Sedangkan, Endoderm, membentuk lapisan pada sistim digestive, sistem pernafasan, organ-orang yang berhubungan dengan sistem digestive (seperti hati dan pancreas), kandung kemih, kelenjar thyroid (gondok), dan saluran pendengaran. Gumpalan sederhana inilah yang mereka sebut sebagai tulang ekor.

HUJAN DI AKHIR ZAMAN

Posted: 21 January 2017 in HARI KIAMAT - AKHIRAT

screenshot_2017-01-17-05-01-58-1

Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, ia berkata, “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Tidak akan tiba kiamat hingga langit menurunkan hujan. Rumah-rumah yang terbuat dari tanah liat tidak akan pernah bisa memberi naungan darinya kecuali rumah-rumah yang terbuat dari bulu (yakni tidak dapat menimbulkan tumbuh-tumbuhan yang dapat menutup rumah dari tanah liat kecuali rumah yang terbuat dari bulu).” (HR. Ahmad XIII/291 no. 7554)

Jika hujan sebagai sebab tumbuhnya berbagai macam tumbuhan di atas bumi, maka sungguh, Allah Ta’ala mampu menjadikan sesuatu yang dapat menahan sebab tersebut, sehingga tidak bisa memberikan pengaruh apa pun. Karena Allah Ta’ala, Dia-lah yang menciptakan sebab dan akibat, tidak ada sesuatu pun yang sulit bagi-Nya.

“Tidak akan tiba hari kiamat hingga manusia dihujani dengan hujan secara merata, tetapi bumi tidak menumbuhkan sesuatu.” (HR. Ahmad III/140)

Sebelum kemunculan Dajjal, peristiwa alam yang akan terjadi adalah tidak akan turun hujan atau kekeringan.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tiga tahun sebelum keluarnya Ad-Dajjal, langit akan menahan sepertiga dari air hujannya, dan bumi menahan sepertiga dari tumbuh-tumbuhannya. Pada tahun yang Kedua, langit akan menahan dua pertiga dari air hujannya dan bumi akan menahan dua pertiga dari tumbuh-tumbuhannya. Pada tahun yang Ketiga, langit akan menahan air hujan semuanya dan bumi juga akan menahan tumbuh-tumbuhan semuanya.” (HR. Ahmad dan Shohihul Jaami’, 7875)

(Via: almanhaj.or.id)