Archive for the ‘AL-QUR’AN’ Category

Screenshot_2017-07-01-03-28-51-1

Namanya Alana. Ia lahir prematur dan dikatakan sudah meninggal oleh dokter.
Sang Ibu berniat akan membawanya pulang dengan kardus, karena mahal jika memakai ambulance.
Qodarullah. Bayi yang masih kelihatan organ ususnya itu tiba-tiba muntah. Ia masih hidup. Dokterpun segera melakukan penanganan.
Sang ibu bahagia luar biasa.
Tapi tak disangka dokter memvonis bayi itu tidak akan bisa bicara dan berjalan.

Tahun demi tahun berlalu, bayi itu tumbuh besar dibawah asuhan seorang ibu yang penyayang dan penyabar.
Ia tumbuh menjadi anak yang sangat istimewa.
Ia diistimewakan oleh Allah.
Ia memang tidak bisa berjalan seperti yang dikatakan dokter, tapi masyaAllah… ia menjadi hafiz cilik, penghafal Al-Qur’an.

Namanya Alana, usia 7 tahun.
Asal dari Banjarnegara, Jawa Tengah.
Bocah laki-laki itu punya keinginan sederhana, yakni berjalan dan berlarian di sawah bersama teman atau saudara.😭
Semua menangis mendengar mimpinya.

Abi Amir sang juri hafiz RCTI berkata:
“Nak, di dunia mungkin jalanmu masih tertatih-tatih, tapi insyaAllah engkau akan melesat saat melewati jembatan shiratal mustaqim di akherat nanti.”
Lantas Abi Amir mencium kaki hafiz cilik ini.

Tak sedikit yang menangis tatkala ia duduk di panggung hafiz RCTI.
Sosoknya menginspirasi banyak orang untuk lebih bersyukur. Namun tadi siang ia harus pulang dan belajar di rumah. Semoga selalu semangat dan makin cinta Al-Qur’an ya sayang.

(Via: @remaja.islami)

1491721006491

Abu Umamah berkata, “Rasulullah ﷺ telah menganjurkan supaya kami semua mempelajari Al-Qur’an. setelah itu, Rasulullah memberi tahu
tentang kelebihan Al-Qur’an.”

Telah bersabda Rasulullah ﷺ, “Belajarlah kamu akan Al-Qur’an, di akhirat nanti dia akan
datang kepada ahli- ahlinya karena di kala itu
orang sangat memerlukannya.”

Ia akan datang dalam bentuk seindah-indahnya
dan ia bertanya, “Kenalkah kamu kepadaku?”
Maka orang yang pernah membaca
akan menjawab, “Siapakah kamu?”
Maka berkata Al-Qur’an, “Akulah yang kamu cintai dan kamu sanjung, kamu juga telah bangun malam untukku, dan kamu juga pernah membacaku di waktu siang hari.”

Kemudian berkata orang yang pernah membaca Al-Qur’an itu, “Apakah kamu Al-Qur’an?”
Lalu, Al-Qur’an mengakui dan menuntun orang yang pernah membaca menghadap Allah subhana wa ta’ala.

Lalu orang itu diberi kerajaan di tangan kanan
dan kekal, sedangkan di tangan kirinya kemudian
dia meletakkan mahkota di atas kepalanya.

MasyaAllah… Semoga kita semua tergolong dalam insan-insan yang senantiasa mencintai dan bersahabat dengan Al-Qur’an.
Aamiin Aamiin…

(By: @nisha_icaa)

KHATAM AL- QUR’AN

Posted: 12 February 2017 in AL-QUR'AN

screenshot_2017-02-11-06-39-02-1

Rasulullah SAW dalam sabda mengatakan:
“Siapa saja yang membaca Al-Qur’an sampai selesai (Khatam) kurang dari 3 hari, berarti dia tidak memahami.” (HR. Ahmad dan para penyusun kitab-kitab Sunan)

Bahkan sebagian dari para Sahabat Rasulullah membenci pengkhataman Al-Qur’an sehari semalam, dengan berdasarkan hadits diatas. Rasulullah SAW sendiri menyuruh sahabatnya untuk mengkhatamkan Al-Quran setiap 1 minggu (7 hari). (HR. Bukhori dan Muslim)
Begitu pula yang dilakukan oleh Abdiullah Mas’ud, Utsman bin Affan, Zaid bin Tsabit mereka mengkhatamkan Al-Qur’an seminggu sekali.

 

“Abu Umamah Al Bahily radhiyallahu ‘anhu berkata: “Aku telah mendengar Rasulullahshallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Bacalah Al-Qur’an karena sesungguhnya dia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafa’at kepada orang yang membacanya.” (HR. Muslim)

“Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Siapa yang membaca satu huruf dari Al-Qur’an maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dilipatkan menjadi 10 kebaikan semisalnya dan aku tidak mengatakan الم satu huruf akan tetapi Alif satu huruf, Laam satu huruf dan Miim satu huruf.” (HR. Tirmidzi dan dishahihkan di dalam kitab Shahih Al Jami’, no. 6469)

“Tamim Ad Dary radhiyalahu ‘anhu berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Siapa yang membaca 100 ayat pada suatu malam dituliskan baginya pahala shalat sepanjang malam.” (HR. Ahmad dan dishahihkan di dalam kitab Shahih Al Jami’, no. 6468)

“Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhumeriwayatkan bahwa Rasulullahshallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Maukah salah seorang dari kalian jika dia kembali ke rumahnya mendapati di dalamnya 3 onta yang hamil, gemuk serta besar?” Kami (para shahabat) menjawab: “Iya”. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Salah seorang dari kalian membaca tiga ayat di dalam shalat lebih baik baginya daripada mendapatkan tiga onta yang hamil, gemuk dan besar.” (HR. Muslim)

“Aisyah radhiyallahu ‘anha meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Seorang yang lancar membaca Al-Qur’an akan bersama para malaikat yang mulia dan senantiasa selalu taat kepada Allah, adapun yang membaca Al-Qur’an dan terbata-bata di dalamnya dan sulit atasnya bacaan tersebut maka baginya dua pahala.” (HR. Muslim)

“Abu Musa Al Asy’ary radhiyallahu ‘anhu berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya aku benar-benar mengetahui suara kelompok orang-orang keturunan Asy’ary dengan bacaan Al-Qur’an, jika mereka memasuki waktu malam dan aku mengenal rumah-rumah mereka dari suara-suara mereka membaca Al-Qur’an pada waktu malam, meskipun sebenarnya aku belum melihat rumah-rumah mereka ketika mereka berdiam (disana) pada siang hari…” (HR. Muslim)

“Abdullah bin Abbas radhiyallahu ‘anhu berkata: “Allah telah menjamin bagi siapa yang mengikuti Al-Qur’an, tidak akan sesat di dunia dan tidak akan merugi di akhirat”, kemudian beliau membaca ayat:
{فَمَنَ اتَّبَعَ هُدَايَ فَلاَ يَضِلُّ وَلاَ يَشْقَى}

“Lalu barang siapa yang mengikut petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka.” (QS. Thaha: 123) (Atsar shahih diriwayatkan di dalam kitab Mushannaf Ibnu Abi Syaibah)

“Khabbab bin Al Arat radhiyallahu ‘anhu berkata: “Beribadah kepada Allah semampumu dan ketahuilah bahwa sesungguhnya kamu tidak akan pernah beribadah kepada Allah dengan sesuatu yang lebih dicintai-Nya dibandingkan (membaca) firman-Nya.” (Atsar shahih diriwayatkan di dalam kitab Syu’ab Al Iman, karya Al Baihaqi)

“Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Siapa yang ingin mengetahui bahwa dia mencintai Allah dan Rasul-Nya, maka perhatikanlah jika dia mencintai Al-Qur’an maka sesungguhnya dia mencintai Allah dan rasul-Nya.” (Atsar shahih diriwayatkan di dalam kitab Syu’ab Al Iman, karya Al Baihaqi)

“Berkata Wuhaib rahimahullah:
“Kami telah memperhatikan di dalam hadits-hadits dan nasehat ini, maka kami tidak mendapati ada sesuatu yang paling melembutkan hati dan mendatangkan kesedihan dibandingkan bacaan Al-Qur’an, memahami dan mentadabburinya.”

https://muslim.or.id/8669-keutamaan-membaca-al-quran.html

AL-QUR’AN adalah CAHAYA

Posted: 22 November 2016 in AL-QUR'AN

 

(2) Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa, (3) (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebahagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka. (Q.S Al-Baqarah: 2-3)

(Al Quran) ini adalah penerangan bagi seluruh manusia, dan petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa. (Q.S ‘Āli `Imrān: 138)

Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al Quran yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal Al Quran itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar. (Q.S Al-Baqarah: 23)

Dan apabila dibacakan Al Quran, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat. (Q.S Al-‘A`rāf: 204)

Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran? Kalau kiranya Al Quran itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya. (Q.S An-Nisā’: 82)

Dan berimanlah kamu kepada apa yang telah Aku turunkan (Al Quran) yang membenarkan apa yang ada padamu (Taurat), dan janganlah kamu menjadi orang yang pertama kafir kepadanya, dan janganlah kamu menukarkan ayat-ayat-Ku dengan harga yang rendah, dan hanya kepada Akulah kamu harus bertakwa. (Q.S Al-Baqarah: 41)

Allah menganugerahkan al hikmah (kefahaman yang dalam tentang Al Quran dan As Sunnah) kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang dianugerahi hikmah, ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran (dari firman Allah). (Q.S Al-Baqarah: 269)

(3) Dia menurunkan Al Kitab (Al Quran) kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil, (4) sebelum (Al Quran), menjadi petunjuk bagi manusia, dan Dia menurunkan Al Furqaan. Sesungguhnya orang-orang yang kafir terhadap ayat-ayat Allah akan memperoleh siksa yang berat; dan Allah Maha Perkasa lagi mempunyai balasan (siksa). (Q.S ‘Āli `Imrān: 3-4)

Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu bukti kebenaran dari Tuhanmu. (Muhammad dengan mukjizatnya) dan telah Kami turunkan kepadamu cahaya yang terang benderang (Al Quran). (Q.S An-Nisā’: 174)

Dan ini (Al Quran) adalah kitab yang telah Kami turunkan yang diberkahi; membenarkan kitab-kitab yang (diturunkan) sebelumnya dan agar kamu memberi peringatan kepada (penduduk) Ummul Qura (Mekah) dan orang-orang yang di luar lingkungannya. Orang-orang yang beriman kepada adanya kehidupan akhirat tentu beriman kepadanya (Al Quran) dan mereka selalu memelihara sembahyangnya. (Q.S Al-‘An`ām: 92)

Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan sebuah Kitab (Al Quran) kepada mereka yang Kami telah menjelaskannya atas dasar pengetahuan Kami; menjadi petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman. (Q.S Al-‘A`rāf: 52)

Tidaklah mungkin Al Quran ini dibuat oleh selain Allah; akan tetapi (Al Quran itu) membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya dan menjelaskan hukum-hukum yang telah ditetapkannya, tidak ada keraguan di dalamnya, (diturunkan) dari Tuhan semesta alam. (Q.S Yūnus: 37)

 

 

 

DO’A SETELAH MEMBACA AL-QUR’AN

Posted: 4 November 2016 in AL-QUR'AN