Archive for February, 2018

Memilih calon pasangan itu intinya lihat agama dan akhlaknya dulu, sisanya atau yang lain-lainnya adalah bonus.

Memutuskan untuk menjalani sisa hidup dengan membangun keluarga bukanlah hal sepele, dan juga bukan main-main belaka, tetapi kelak di akhirat akan ada pertanggungjawabannya.
Pertanggungjawaban mengenai bagaimana kepemimpinannya didalam keluarga, bagaimana mengenai istrinya, anak-anaknya, nafkahnya, pendidikan agamanya dan akhlaknya, hubungan dengan tetangga-tetangganya, dsb.

Mungkin sejenak dalam fikiran kita pernikahan adalah hal yang biasa.
Anggapan seperti itu adalah salah.
Pernikahan adalah ibadah.
Jika kita semenjak awal pernikahan meniatkannya untuk ibadah, menggapai ridho Allah, maka setiap detik, menit, jam, hari, minggu, bulan dan tahun kita akan bernilai pahala.
Allah juga akan menjaga pernikahan kita, merahmati dan memberkahi pernikahan kita.

Maka sungguh benar adanya hadist yang mengatakan:

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Jika seseorang menikah, maka ia telah menyempurnakan separuh agamanya. Karenanya, bertakwalah pada Allah atas separuh yang lainnya.” (HR. Al Baihaqi)

Niatlah yang paling utama.
Sebaik dan sekuat mana niat kita, maka akan menentukan hasilnya nanti.

Niat kita menikah adalah untuk ibadah, menggapai ridho Allah, menjaga kesucian kita, mempunyai anak-anak yang sholeh dan sholehah, maka dengan begitu Allah akan senantiasa menolong kita, membantu, mempermudah segala urusan, dan memberikan keberkahan dalam rumah tangga kita.

Itulah baiknya Allah yang akan senantiasa menolong hamba-Nya selama ia selalu meniatkan segalanya karena Allah, bukan karena hal lain.

Jangan menikah hanya karena teman-teman kita sudah menikah, karena umur kita, karena paksaan orangtua, bukan karena iri atau sekedar ingin menikah, bukan karena ingin merasakan indahnya menikah dan kebersamaan dengan pasangan, dll.

Menikah itu memang didalamnya ada indahnya, manisnya, romantisnya, namun kita harus tau bahwa menikah juga terkadang ada dukanya, masalah-masalahnya, dan terkadang ada pertengkaran kecil dengan pasangan. Namun jika kita menghadapinya secara bersama dengan positif dan solusi yang baik, justru itulah yang memperkuat ikatan cinta antar pasangan dan ingsyaAllah memperkuat pernikahan kita.

Diluruskan kembali niat untuk menikahnya, persiapkan nafkahnya, pelajari ilmunya, kuatkan mental dan rasa tanggungjawabnya, dan persiapkan hal-hal lainnya. 🙂

#Jum’at #09Februari2018 #Writings #Riniiswriter #Nasihat #Muse

Advertisements