JANGAN MENINGGAL TANPA KARYA

Posted: 16 February 2017 in KEMATIAN

fb_img_1484578904516-1

Orang bijak berkata “Orang dikenal karena karyanya”. Ungkapan ini sangat menggugah motivasi, spirit yang ditumbuhkan supaya manusia menciptakan karya abadi. Akan tetapi mayoritas dari kita tidak menghiraukan dan merenungkan kalimat tersebut padahal hal itulah yang terpenting dalam kehidupan dan keberlangsungan peradaban.

Seseorang mampu menjadi besar karena karyanya. Ketika kita telah meninggal, maka cukup sampai disitulah cerita kehidupan kita, kecuali kita mau meninggalkan sebuah karya.

Karya bisa berupa apapun, baik itu bangunan, barang, maupun tulisan. Imam Ghozali dikenal sepanjang masa karena karya tulisannya, salah satu karyanya Ihya’ Ulumuddin dan masih banyak karyanya yang lain yang fenomenal. Tanpa adanya sebuah karya, kita tidak akan pernah mengenal profil beliau dan tentang peradaban kehidupan dimasa lalu.

Sebagai pencipta karya sejati, kita tidak akan pernah mengharapkan karya kita dibaca atau dikenal orang banyak. Yang paling urgen dalam hidup kita adalah berusaha membuat karya sebaik mungkin. Kita tidak pernah menginginkan karya kita diberi penghargaan oleh orang lain.

Sebuah karya akan bernilai manakala memberikan manfaat kepada orang lain. Pada dasarnya semua karya mempunyai nilai tersendiri. Kita jangan sampai putus asa jika karya kita belum mendapat apresiasi publik, karena mungkin hari ini belum dihargai tapi besok siapa tahu saja karya kita akan diberi apresiasi yang lebih besar.

Pada awalnya karya-karya Imam Syafi’i tidak diperhatikan sama sekali oleh kaumnya dimasa itu, tapi sekarang, karyanya banyak dijadikan referensi oleh para penulis, bahkan merupakan salah satu mazdhab dari empat mazdhab dalam Agama Islam.

Kedua tokoh diatas merupakan salah satu potret dari segenap penulis atau pencipta karya yang namanya sampai sekarang masih harum dikenang disemua lapisan masyarakat.

Sangat disayangkan manakala kesadaran untuk berkarya dikalangan masyarakat masih minim sekali seperti sekarang ini. Hanya segelintir orang yang mau menciptakan sebuah karya. Hidup seseorang tidak akan ada artinya manakala tidak memiliki hasil karya, karena kalau telah meninggal, tidak akan dikenang oleh orang lain.

Memang bukan ingin dikenang, akan tetapi setidaknya untuk menunjukkan eksistensi kita dengan cara berusaha memberikan sebuah karya adalah hal yang sangat perlu menurut saya, karena orang besar bukan karena kekayaannya akan tetapi orang besar karena karyanya.

Orang yang tidak menghargai sebuah karya berarti mereka tidak tahu manfaat darinya, kita bisa menikmati semua fasilitas yang ada disekitar kita, itupun juga karena peninggalan nenek moyang kita.

(Sumber: bukukita21.blogspot.co.id)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s