ITULAH AMAL

Posted: 29 January 2017 in Knowledge

 

Thalhah bin Ubaidillah berkisah…

Ada dua orang dari daerah Baliy datang ke Rasulullah..
Keduanya pun masuk islam..
Namun yang pertama lebih bersungguh sungguh dari yang kedua..

Suatu ketika yang pertama ikut perang dan mati syahid..
Sedangkan yang kedua hidup setelahnya setahun lalu meninggal..

Thalhah berkata..
Lalu aku bermimpi seakan aku berada di sisi pintu surga..
Kedua orang itu ada di sana..
Keluarlah seseorang dari surga..
Ia menyuruh yang kedua untuk masuk surga..
Setelah itu yang pertama baru diizinkan masuk surga..
Lalu dikatakan kepadaku: “Pulanglah, belum waktunya untukmu..

Di pagi harinya Thalhah menceritakan mimpinya ke orang-orang..
Mereka merasa heran..
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
“Mengapa kalian heran?”
Mereka berkata: “Wahai Rasulullah..
Yang pertama lebih bersungguh-sungguh dan mati syahid..
Sedangkan yang kedua ternyata masuk surga dahulu?”
Beliau bersabda: “Bukankah ia hidup setelahnya setahun?”
Bukankah ia mendapati ramadhan dan sholat sekian banyak dalam setahun??
Dalam riwayat Ahmad: 1800 kali sholat..
Mereka berkata: “Benar.”
Beliau bersabda: “Derajat keduanya sejauh langit dan bumi… (HR. Ibnu Majah no. 3925)

Dan di dalam riwayat Muslim:
“Tidak boleh seseorang diantara kalian mengharapkan mati dan tidak boleh berdo’a untuk disegerakan mati. Dan sesungguhnya apabila seseorang telah mati terputuslah amalnya, dan sesungguhnya umur itu tidaklah menambah kepada orang mukmin kecuali kebaikan.”

Dari Abu Hurairah RA, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda:
“Seseorang diantara kalian tidak boleh mengharapkan mati. Jika dia orang yang baik, (dengan panjang umur itu) mudah-mudahan dia bisa menambah (kebaikannya). Tetapi jika dia orang yag buruk, (dengan panjang umur itu) mudah-mudahan dia bisa bertaubat (dari dosa-dosanya)”. [HR. Bukhari, lafadh itu baginya dan Muslim]

Syaikh Utsaimin رحمه الله mengatakan:
“Berapapun banyaknya amal saleh yang telah kau lakukan, jangan kau merasa ujub (takjub) dengan amal-amalmu. Karena amal-amalmu itu tetap saja sedikit, bila dibandingkan dengan hak Allah yang harus kau tunaikan untuk-Nya”. [Syarah Riyadhus Sholihin, 1/575]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s