LIHATLAH KEPADA ORANG YANG DI BAWAH KITA DAN JANGAN IRI TERHADAP KEHIDUPAN ORANG LAIN

Posted: 21 January 2017 in Sifat-sifat Buruk

IMG_20170121_080100-1.jpg

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

انظروا إلى من هو أسفل منكم ولا تنظروا إلى من هو فوقكم  فهو أجدر أن لا تزدروا نعمة الله عليكم

“Pandanglah orang yang berada di bawahmu (dalam masalah harta dan dunia) dan janganlah engkau pandang orang yang berada di atasmu. Dengan demikian, hal itu akan membuatmu tidak meremehkan nikmat Allah padamu.” (HR. Bukhori 6490 dan Muslim 2963)

Abdurrouf Al-Munawi rahimahullah berkata:
“Jika seseorang melihat orang di atasnya (dalam masalah harta dan dunia), dia akan menganggap kecil nikmat Allah yang ada pada dirinya dan dia selalu ingin mendapatkan yang lebih.

Cara mengobati penyakit semacam ini, hendaklah seseorang melihat orang yang berada di bawahnya (dalam masalah harta dan dunia). Dengan melakukan semacam ini, seseorang akan ridho dan bersyukur, juga rasa tamaknya (terhadap harta dan dunia) akan berkurang.
Jika seseorang sering memandang orang yang berada di atasnya, dia akan mengingkari dan tidak puas terhadap nikmat Allah yang diberikan padanya. Namun, jika dia mengalihkan pandangannya kepada orang di bawahnya, hal ini akan membuatnya ridho dan bersyukur atas nikmat Allah padanya.” (Faidhul Qodir Syarh Al Jaami’ Ash Shogir, 1/573)

“Aku yakin bahwa rezeki untukku tidak mungkin diambil orang, maka aku pun menjadi tenang,” (Hasan al-Bashri).

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Dan segala nikmat yang ada padamu (datangnya) dari Allah.” (Qs. An-Nahl: 53)

“Maka ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku.” (Qs. Al-Baqarah: 152)

“Apa saja yang menjadi rezekiku, tidak akan luput dariku, walau berada di dasar lautan yang paling dalam. (Imam Syafi’i)

“Kelapangan rezeki dan umur diukur dengan keberkahannya, (bukan banyak sedikit harta, atau panjang pendek usianya),” (Ibnu Qayyim).

Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya? (Q.S Al-‘An`ām: 32)

(15) Barangsiapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan. (16) Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka dan lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan. (Q.S Hud:15-16)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s