TIGA CARA UNTUK MEMANTAPKAN DIRI BERHIJRAH

Posted: 9 January 2017 in Knowledge

20160124_224639

Sebelum tiga cara itu, langkah awal ada pada penampilan. Jika ingin hijrah, terlebih dahulu yang harus diubah adalah penampilan.
“Ah baikin akhlaknya dulu baru nanti berhijab”,
mau sampai kapan??

Wanita berhijab belum tentu baik, tapi wanita yang berupaya lebih baik pasti memposisikan diri untuk semakin taat, salah satunya dengan berhijab.

Beranikan diri untuk memulai.
Jika dulunya berhijab lepas pasang lepas pasang, sekarang niatkan berhijab karena Allah dan usahakan dengan sekuat tenaga untuk istiqomah.

Jangan takut gagal. Beri penghargaan untuk diri jika kita mampu melakukannya. Berilah target untuk setiap tahapannya. Misalnya dari yang lepas pasang lepas pasang. Jika kita mampu memakainya dalam 2 bulan. Maka kita akan membeli barang yang kita inginkan. Misalnya sepatu yang benar-benar sudah lama kita impikankan. Jika gagal hukumlah dirimu sendiri misalnya harus membaca alquran satu juz dengan terjemahnya.

Fokus pada tahapan selanjutnya, melakukan tiga cara untuk memantapkan proses hijrah yaitu:

1. Sholat Lima Waktu

Usahakan sholatnya di awal waktu jangan di tunda – tunda. Sebab Allah tidak menyukai orang yang menunda-nunda sholat.

Allah berfirman:
“Kemudian datanglah setelah mereka, pengganti yang mengabaikan sholat dan mengikuti keinginannya, maka mereka kelak akan tersesat,”
(QS. Maryam: 59) “Kecuali orang yang bertobat, beriman, dan mengerjakan kebajikan, maka mereka itu akan masuk surga dan tidak didzalimi (dirugikan) sedikit pun,”
(QS. Maryam: 60)

2. Mulai mengerjakan hal-hal sunnah

Seperti sholat tahajud, sholat duha, puasa senin dan kamis, dan lainnya.

3. Istiqomahlah

Pada tahap inilah mungkin ujian-ujian akan sering datang. Taubat tak cukup sekali. Sebab iman itu naik turun. Jika gagal coba lagi, lagi dan lagi, terus bertaubat.

Hijrahlah dan jangan takut dengan apa yang kau tinggalkan karena kau akan mendapatkan penggantinya, bahkan lebih. (Imam Al Ghazali)

“Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri,” (QS. Ar-Ra’d: 11).

Sesungguhnya tidaklah engkau meninggalkan sesuatu karena Allah, kecuali Allah akan menggantikannya dengan yang lebih baik bagimu. (HR. Ahmad)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s