KEUTAMAAN MENGAMALKAN ILMU

Posted: 7 January 2017 in Sifat-sifat Baik

Allah berfirman:

وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا

Dan orang-orang yang berjihad/bersungguh-sungguh untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. (QS Al Ankabut: 69)

Berkata Ibnu ‘Abbas radhiyallaahu ‘anhumaa:
“Barangsiapa yang berusaha mengamalkan ilmu yang telah diketahuinya, maka Allah akan menunjukkan mereka apa yang belum mereka ketahui”.

Dalam ayat lain, Allah juga berfirman:

وَلَوْ أَنَّهُمْ فَعَلُوا مَا يُوعَظُونَ بِهِ لَكَانَ خَيْرًا لَّهُمْ وَأَشَدَّ تَثْبِيتًا

Dan sesungguhnya kalau mereka mengamalkan pelajaran yang diberikan kepada mereka, tentulah hal yang demikian itu lebih baik bagi mereka dan lebih menguatkan (iman mereka). (Q.S An- Nisaa: 66)

Maka lihatlah bagaimanakah keutamaan orang-orang yang mengamalkan ilmu yang telah diketahuinya.

Darisini kita ambil faidah:

1. Anjuran agar kita semakin bersemangat dalam MENUNTUT ILMU SYAR’IY sehingga semoga setiap ilmu yang kita dapatkan, kita berusaha untuk dapat kita amalkan.

2. Maka seharusnya ini dapat kita jadikan sebagai TUJUAN UTAMA KITA DALAM MENUNTUT ILMU, yaitu kita mencari ilmu AGAR KITA DAPAT MENGAMALKANNYA; bukan hanya sekedar “koleksi” ilmu saja. Namun tercermin dalam AMAL-AMAL KITA, baik amalan hati, lisan maupun anggota badan.

3. Dengan mengamalkan ilmu (dengan ikhlas), maka pasti Allah akan menunjuki kita akan ilmu-ilmu yang belum kita ketahui.

4. Dengan mengamalkan ilmu (dengan ikhlas) pula, maka akan MEMPERKUAT KEIMANAN dalam hati kita.

5. Dengan mengamalkan ilmu (dengan ikhlas) pula, maka akan membantu kita ISTIQAMAH diatas jalan yang haq.

6. Allah menyebut “MENGAMALKAN ILMU” sebagai salah satu BENTUK JIHAD.
Maka ini sebagai jawaban kepada kaum TAKFIRIY yang hanya mengkhususkan jihad kepada jihad qital (perang) saja; yang mana sebenarnya jihad SANGAT LUAS maknanya, tidak sebatas perang saja.

7. Sebagaimana MENGAMALKAN ILMU adalah JIHAD, maka MENUNTUT ILMU pun merupakan JIHAD.

Berkata Abud Darda radhiyallahu ‘anhu:
“Orang-orang yang menganggap pergi dan pulang menuntut ilmu bukan termasuk jihad, berarti akal dan pikiranya telah berkurang.”
(Atsar diriwayatkan ad Darimiy, dalam sunannya) dan lain-lain.

Ketahuilah bahwa sesungguhnya ilmu yang bisa melahirkan rasa takut kepada Allah adalah ilmu yang paling baik,” (Ibnu Athaillah as-Sakandari).

“Bagi orang berilmu yang ingin meraih kebahagiaan di dunia maupun di akhirat, maka kuncinya hendakalah ia mengamalkan ilmunya kepada orang-orang,” (Syaikh Abdul Qodir Jailani).

“Seseorang tidaklah bertakwa sampai ia berilmu, dan tidaklah seseorang berilmu sampai mengamalkan ilmu yang ia ketahui,” (Ibnu Mas’ud RA).

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s