BEBERAPA KRITERIA SAHABAT YANG BAIK

Posted: 25 December 2016 in Persahabatan :-)

screenshot_2015-11-11-06-50-05-1.png

Beberapa kriteria sahabat yang baik sebagaimana yang dikatakan oleh para sahabat dan sholihin terdahulu:

(1) Imam Ali (as) berkata: “Bersahabat dengan orang yang arif dan bijak akan menghidupkan jiwa dan ruh”.

Dalam al-Qur’an al-Karim, Allah SWT mengingatkan kita untuk tidak memilih kawan yang jahat, buruk, dan pendosa.
Surat Al- Furqan 28, 29 menjelaskan kisah kawan yang buruk di hari kiamat kelak. Disebutkan di ayat itu bahwa seseorang yang berada di neraka menyesali karena salah memilih sahabat dan mengatakan, “Andai saja aku tidak menjadikan si Fulan itu sahabatku. Dia telah mencegahku dari mengikuti kebenaran yang sebenarnya telah sampai kepadaku.”

(2) Imam Ali (as) berkata: “Bersahabat dengan orang yang durjana akan mengakibatkan kesengsaraan tak ubahnya seperti angin yang menyapu bangkai dan menyebarkan bau busuk bersamanya.”

(3) Imam Muhammad Baqir (as) berkata: “Bersahabatlah dengan orang yang sederajat denganmu. Jangan engkau bersahabat dengan orang yang menjaminmu, sebab hal itu akan mengakibatkan kehinaan dan kerendahan bagimu.”

(4) Imam Ali (as) berkata: “Bersahabatlah dengan orang yang penyabar, dengan begitu engkau bisa belajar meningkatkan kesabaranmu.”

(5) Imam Sadiq (as) menjelaskan: “Orang yang marah kepadamu sampai tiga kali tapi tak pernah mengucapkan kata-kata buruk terhadapmu, maka ia layak engkau jadikan sahabat.”

(6) Imam Sadiq (as) dalam sebuah riwayat menjelaskan hal itu dalam sebuah ungkapan indah.
Beliau berkata: “Berkawan ada batasnya. Siapa saja yang menjaga batasan itu berarti dia adalah sahabat yang benar. Jika tidak, jangan bersahabat dengannya.
”Beliau lalu menjelaskan batas-batas persahabatan dan berkata, “Batasan-batasan persahabatan adalah:

Pertama, dia mesti bersikap sama baik di depanmu maupun dibelakangmu (yakni menjaga kejujuran dan persahabatan).

Kedua, menganggap kebaikanmu sebagai kebaikannya dan celamu sebagai celanya.

Ketiga, tidak mengubah perilaku ketika dia mendapat kedudukan atau harta.

Keempat, jika memiliki harta, dia tak akan pernah segan membantumu.

Kelima, tidak membiarkanmu seorang diri kala engkau ditimpa masalah dan kesulitan.”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s