TENTANG SHOLAT

Posted: 28 November 2016 in SHOLAT FARDHU

Sholat itu tiangnya agama. Sholat merupakan bentuk ibadah dalam menyembah Allah dan mengingat Allah. Jika sholat dilaksanakan dengan benar, maka dapat mencegah perbuatan keji dan mungkar.

Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. (Q.S Al-`Ankabūt: 45)

Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya…. (Q.S Ţāhā: 132)

Dari Abdullah Ibn Qurtin ia berkata, Rasulullah s.a.w bersabda: “Amal yang pertama kali dihisab dari seorang hamba pada hari kiamat adalah sholat. Jika sholatnya baik maka baiklah seluruh amalnya. Sebaliknya, jika sholatnya buruk maka buruk pula semua amalnya”. (HR. At-Tabrani)

Dari Abdul Malik bin Rabi’ bin Sabrah dari Bapaknya dari Kakeknya, ia berkata, telah bersabda Rasulullah s.a.w: “Suruhlah olehmu anak-anak itu untuk sholat apabila ia sudah berumur tujuh tahun, dan apabila ia sudah berumur sepuluh tahun hendaknya kamu pukul (dengan pukulan yang tidak melukai) jika ia meninggalkan sholat”. (HR. Tirmizi)

Laksanakanlah sholat sejak matahari tergelincir sampai gelapnya malam dan (laksanakanlah pula sholat) subuh. Sungguh, sholat subuh itu disaksikan (oleh malaikat). (Q.S Al-Israa: 78)
Menurut Ibnu Kasir, ayat di atas merupakan perintah Allah untuk melaksanakan sholat wajib tepat pada waktunya, yaitu pada waktu zuhur, ashar, magrib, isya (Liduluukisy syamsi ilaa gasaqillaili), dan subuh (waqur’aanal fajri).

Dari Ibnu Umar r.a ia berkata, bahwa Rasulullah s.a.w telah bersabda: “Sholat berjama’ah lebih utama daripada sholat sendiri sebanyak dua puluh tujuh derajat kelebihannya dibandingkan dengan sholat sendirian”. (H.R Bukhari dan Muslim)

Siapa saja yang melangkahkan kaki menuju mesjid untuk sholat berjama’ah, pada setiap langkahnya itu satu dosa dihapuskan dan satu derajatnya ditinggikan. (HR. Al-Khamsah dari Abu Hurairah RA)

Rasulullah s.a.w bersabda, “Tidaklah tiga orang yang berdiam di suatu kota atau suatu desa yang di antara mereka tidak ditegakkan sholat jama’ah, melainkan setan telah menguasai mereka. Oleh karena itu, engkau wajib berjamaah. Sebab, sesungguhnya serigala itu hanyalah akan memangsa kambing yang sendirian”. (HR. Abu Dawud, Nasai, Ahmad dan Hakim)

Dari Abu Said r.a ia berkata, Rasulullah s.a.w bersabda: “Jika mereka bertiga maka hendaklah mereka jadikan imam dari salah seorang di antara mereka dan yang paling patut di antara mereka untuk menjadi imam, ialah yang paling fasih bacaannya”. (HR. Muslim)

Dari Aisyah ia berkata, telah bersabda Nabi s.a.w: “Sesungguhnya imam itu dijadikan pemimpin supaya diikuti perbuatannya. Apabila ia takbir hendaklah kamu takbir dan apabila ia rukuk hendaklah kamu rukuk pula”. (HR. Bukhari dan Muslim)

Dari Ibnu Abu Laila dari Muaz bin Jabal, mereka berkata, Telah bersabda Rasulullah s.a.w: “Apabila seseorang di antara kamu datang untuk sholat sewaktu kami sujud, hendaklah kamu sujud, dan janganlah kamu hitung itu satu rakaat; dan barang siapa yang mendapati rukuk beserta imam maka ia telah mendapat satu rakaat”.  (HR. Abu Dawud)

Nabi SAW bersabda: “Barangsiapa yang sholat isya secara berjama’ah seumpama bangun mengerjakan qiam separuh malam dan barangsiapa mengerjakan sholat subuh secara berjama’ah seumpama sholat keseluruhan malam”. (HR. Muslim)

Peliharalah segala sholat (mu), dan peliharalah sholat wusthaa (ashar). Berdirilah karena Allah (dalam sholatmu) dengan khusuk. (QS. Al-Baqarah: 238)

Barangsiapa meninggalkan sholat ashar dengan sengaja, maka Allah akan menggagalkan amalannya (usahanya). (HR. Bukhari)

Jadikanlah sabar dan sholat sebagai penologmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusuk. (QS. Al-Baqarah: 45)
Tidak ada bagian dalam islam kepada orang yang meninggalkan sholat. (Umar bin Khattab)

Dan barangsiapa yang sholat subuh berjama’ah, maka seolah-olah dia telah sholat seluruh malamnya. (HR. Muslim, 656)

Barangsiapa mau bertemu Allah dalam keadaan muslim, hendaklah ia menjaga sholat lima waktu. (HR. Ibnu Majah)

Apabila Rasulullah SAW menemui sesuatu kesulitan, maka beliau segera mengerjakan sholat. (HR. Abu Dawud)

Sesungguhnya sholat yang paling berat dilaksanakan oleh orang-orang munafik adalah sholat isya dan sholat subuh. (HR. Bukhari)

Tidak ada sholat yang lebih berat bagi orang munafik selain dari sholat subuh dan sholat isya. Seandainya mereka tahu keutamaan yang ada pada kedua sholat tersebut, tentu mereka akan mendatanginya walau sambil merangkak.
(HR. Bukhari, 657)

Ya Rasulullah, amalan apakah yang paling utama? “Sholat tepat pada waktunya”. (HR. Bukhari)

Barangsiapa yang mengerjakan sholat bardain (yaitu sholat subuh dan ashar) maka dia akan masuk surga. (HR. Bukhari 574 dan Muslim 635)

(Pembatas) antara seorang muslim dan kesyirikan serta kekafiran adalah meninggalkan sholat. (HR. Muslim, 257)

Barangsiapa meninggalkan sholat dengan sengaja, maka dia kafir terang-terangan. (HR. Ahmad)

Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan sholat jum’at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah…(Q.S Al-Jumu’ah: 9)

Hai orang-orang beriman, janganlah hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barangsiapa yang berbuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang merugi.
(Q.S Al-Munāfiqūn: 9)

(42) “Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)?” (43) Mereka menjawab: “Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat, (Q.S Al-Muddaththir: 42-43)

Tidak ada sholat bagi orang yang tidak membaca Fatihatul Kitab (Al- Fatihah). (HR. Bukhari 756 dan Muslim 394)

Hendaknya suatu kaum berhenti dari meninggalkan sholat jum’at, atau jika tidak niscaya Allah akan menutup hati mereka, kemudian mereka benar-benar menjadi orang-orang yang lalai. (HR. Muslim)

Jagalah sholatmu, ketika kau kehilangannya, kau akan kehilangan yang lainnya. (Umar bin Khattab)

Dari Aisyah, ia berkata: “Aku bertanya Rasulullah SAW tentang menoleh ketika sedang melaksanakan sholat”. Maka beliau bersabda, “Itu adalah pencurian yang dilakukan oleh syetan terhadap sholat seorang”. (HR. Bukhari, 751)

Rasul bersabda: Sesungguhnya jika seseorang diantara kamu mengatakan “HA” karena menguap, tertawalah syetan. (HR. Bukhari)

Abu Hurairah r.a: Rasulullah SAW bersabda: “Dalam sholat, syetan selalu mengingat-ingatkan hal-hal lain, sehingga seseorang lupa sedang pada rakaat berapa ia sholat”. (HR. Bukhari – Muslim)

Arti dari do’a duduk antara dua sujud dalam sholat:  Ya Allah, ampunilah dosaku, kasihinilah aku, cukupkanlah segala kekuranganku, angkatlah derajatku, berilah aku rezeki, berilah aku petunjuk, berilah aku kesehatan, dan berilah aku ampunan.

SUNNAH SETELAH SHOLAT:
(1) Membaca istigfar atau memohon ampun kepada Allah SWT
(2) Berdzikir dan bertasbih, yaitu mengingat dan memuji Allah SWT
(3) Mengucapkan tahlil dan tahmid serta takbir
(4) Membaca sholawat atas Nabi Muhammad s.a.w dan keluarganya
(5) Berdo’a kepada Allah SWT

Nilai-nilai yang bisa diambil dalam sholat diantaranya:
1. Membiasakan disiplin (tepat waktu)
2. Membiasakan ikhlas (karena Allah)
3. Membiasakan jujur
4. Membiasaan taat dan tanggungjawab (Seperti dalam sujud sahwi)
5. Membiasakan kebersihan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s