CINTA – PACARAN

Posted: 20 August 2016 in Tentang CINTA

​Allah Ta’ala berfirman yang artinya:

“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.”(QS. Al Isro’ [17] : 32)

Allah Ta’ala berfirman yang artinya:
“Katakanlah kepada laki – laki yang beriman: ”Hendaklah mereka menundukkan pandangannya dan memelihara kemaluannya.” (QS. An Nuur [24] : 30 )

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu , Rasulullah SAW bersabda:
“Setiap anak Adam telah ditakdirkan bagian untuk berzina dan ini suatu yang pasti terjadi, tidak bisa tidak. Zina kedua mata adalah dengan melihat. Zina kedua telinga dengan mendengar. Zina lisan adalah dengan berbicara. Zina tangan adalah dengan meraba (menyentuh). Zina kaki adalah dengan melangkah. Zina hati adalah dengan menginginkan dan berangan-angan. Lalu kemaluanlah yang nanti akan membenarkan atau mengingkari yang demikian.” (HR. Muslim no. 6925)

Rasulullah SAW bersabda:
“Janganlah seorang laki-laki berduaan dengan seorang wanita yang tidak halal baginya karena sesungguhnya syaithan adalah orang ketiga di antara mereka berdua kecuali apabila bersama mahromnya. (HR. Ahmad no. 15734. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan hadits ini shohih ligoirihi)

Ibnul Qayyim menjelaskan:
”Kalau orang yang sedang dilanda asmara itu disuruh memilih antara kesukaan pujaannya itu dengan kesukaan Allah, pasti ia akan memilih yang pertama. Ia pun lebih merindukan perjumpaan dengan kekasihnya itu ketimbang pertemuan dengan Allah Yang Maha Kuasa. Lebih dari itu, angan-angannya untuk selalu dekat dengan sang kekasih, lebih dari keinginannya untuk dekat dengan Allah”.

“Cintamu kepada sesuatu dapat membuatmu buta dan tuli.” (HR. Ahmad, Bukhari, Abu Dawud)

“Bagi orang yang mencintai dunia, maka akan berkuranglah cintanya kepada Allah, sehingga lalai dalam munajat kepada Allah, karena umumnya manusia digerakkan oleh apa yang dicintainya.” (Imam Ghazali)

“Ulurkan cintamu sebab Tuhanmu dan tariklah cintamu sebab Tuhanmu, pasti kamu tidak akan kecewa.” (Ali Bin Abi Thalib RA)

“Cintailah kekasihmu sewajarnya saja karena bisa saja suatu saat nanti ia akan menjadi orang yang kamu benci. Bencilah sewajarnya karena bisa saja suatu saat nanti ia akan menjadi kekasihmu.” (HR. At- Tirmizi)

Dari Ibnu Abbas, Rasulullah SAW bersabda:
“Kami tidak pernah mengetahui solusi untuk dua orang yang saling mencintai semisal pernikahan.” (HR. Ibnu Majah no. 1920. Dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani)

https://rumaysho.com/165-cinta-bukanlah-disalurkan-lewat-pacaran.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s