Just Share By: Ustd. Arifin Ilham

Posted: 6 July 2014 in Knowledge

Assalaamu’alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuh…
Sahabatku, kita tahu kalau hidup di dunia ini hanya sesaat, walaupun sesaat tetapi sangat BESAR RESIKONYA, walau sesaat tetapi menentukan keadaan kita di akhirat kelak selama-lamanya. Inilah yang membuat hamba ALLAH yang beriman itu “kayyisun fathinun” menjadi cerdas, cerdasnya karena beriman kepada ALLAH dan beriman pada HARI AKHIRAT. “Orang beriman tidak akan mau terjebak oleh hanya karena enak sesaat tetapi menderita berkepanjangan”, berdusta enak, berzina enak, korupsi enak, segala bentuk maksiat enak tetapi sesaat dan akibatnya “mataaun qoliil walahum adzaabun aliim” siksa sangat pedih di akhirat kelak (QS Ali Imron:197). Sebaliknya, bagi yang beriman justru ia olah hidup sesaat ini untuk kebahagiaan di akhirat kelak.
“APA SIH SUSAHNYA SABAR SEBENTAR DI DUNIA INI?”
“APA SIH SUSAHNYA CAPE SEBENTAR DALAM IBADAH?”
“APA SIH SUSAHNYA TAAT SEBENTAR DI DUNIA INI?”
“KAN TIDAK LAMA, ADA SAATNYA KITA BUKA PUASA, ADA SAATNYA KITA MENGHADAP ALLAH, ADA SAATNYA KITA MENGETAM APA YG KITA TANAM DI DUNIA INI.
BERSABARLAH DALAM TAAT SAHABATKU”. (QS An-Nahl:97)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s